Text
Menjadi Muslim yang Gaul
Hubungan antara sesama muslim yang sebenarnya, baik hubungan kekeluargaan, persahabatan, persaudaraan, dan sebagainya, semua itu, tidak lain bertujuan untuk bersama-sama mengingat Allah (džikrullah) dan mengikuti jejak Rasulullah Saw, bukan hubungan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan material, baik secara individu maupun kelompok. Karena semua itu hanya tumbuh dari keinginan demi kepuasan hawa nafsu belaka yang sifatnya serba sementara, tidak abadi untuk selamanya. Sedangkan kriteria kebenaran adalah yang berdimensi keabadian. Dan hanya agama Allah Swt yang memiliki dimensi keabadian.
Secara garis besar, agama Allah hanya tegak di atas dua batuk dasar yaitu Ikhlas (tulus) dalam beribadah kepada Allah Swt. dan Ikhlas dalam mengikuti jejak Rasul-Nya.
Siapa pun yang tidak berdiri di atas kedua dasar ini akan berada di dalam posisi rugi besar yang ujung-ujungnya dapat mendatangkan penyesalan. Di samping itu, kita perlu untuk saling mengingatkan dan saling menyadarkan antarsesama muslim untuk menentukan dan memilih kebenaran.
Buku ini berisi tentang tata cara bergaul secara Islami, baik pada tataran Syari'ah maupun Muamalah. Pengaruh teknologi dan modernisasi telah membuat pergaulan umat Islam saat ini telah jauh dari tatanan Islami. Untuk itu buku ini mencoba mengingatkan dan meluruskan tentang bagaimana bergaul secara Islami.
Tidak tersedia versi lain