Text
Keajaiban Hari & Malam Jumat
Satu bulan sebelum kepergiannya, Lia Rosmalia (alumni MAN 4 Model Jakarta) sempat melewati kuburan pamannya yang meninggal pada hari Jumat dan berujar sambil berdoa, "Enak kali ya, kalau meninggal hari Jumat, dapat curahan rahmat?!" Ternyata, satu bulan setelah mengucapkan demikian, ia pun meninggal dunia tepat di hari Jumat. Insya Allah ia mendapatkan salah satu keistimewaan hari Jumat, yaitu bahwa orang yang meninggal pada hari atau malam Jumat niscaya terpelihara dari siksa kubur.
Ada begitu banyak keistimewaan hari dan malam Jumat. Keistimewaannya yang lain yaitu, hari Jumat pun menjadi hari pertemuan ruh orang-orang muslim yang telah meninggal dunia. Tapi, mungkinkah ruh orang yang meninggal dunia bisa saling bertemu dan bertegur sapa? Mungkinkah kita yang masih hidup bertemu mereka yang telah meninggal dunia? Kalau bisa, media apa yang bisa mempertemukan kita dengan mereka? Mungkinkah juga mereka bisa merasakan suka dan duka? Mungkinkah mereka mengetahui keadaan kita yang masih hidup? Lantas, adakah amalan yang bisa bermanfaat untuk mereka walau sudah tiada? Buku ini akan mengupas semuanya berdasarkan tinjauan Al-Quran, As-Sunnah, dan Atsar, termasuk amalan sunah Jumat seperti surah Al-Kahfi yang manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh Sdri. Dian, seorang karyawati di bilangan Tebet Barat. Silakan nikmati kisahnya dan kisah-kisah nyata lainnya yang telah merasakan keistimewaan hari dan malam Jumat!
Tidak tersedia versi lain